MAKALAH KESEHATAN BIAYA PENDAMPINGAN PASEN RUJUKAN

Rabu, 07 Agustus 2013

PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
UPT DINAS KESEHATAN
PUSKESMAS MARANGKAYU
KECAMATAN MARANGKAYU
Jl. A. W. Syahranie Desa Sebuntal RT 01 Telp +6285346950478 Kode Pos 75382 Kal - Tim

Kode Puskesmas : 6403140101
e-mail : pkmmarangkayu@gmail.com

 


MAKALAH KESEHATAN
PEMBIAYAAN PENDAMPING PASEN RUJUKAN

I.                   LATAR BELAKANG
                        Salah satu tujuan tujuan pembangunan kesehatan adalah menurunkan angka           kesakitan yang ada dimasyarakat dan pelayanan kesehatan yang paripurna.        Untuk mencapai          tujuan tersebut tentunya harus didukung dengan kepedulian             seluruh stake holder    terhadap masalah kesehatan, karena masalah kesehatan bukan hanya tanggungjawab             tenaga kesehatan melainkan merupakan tanggungjawab        bersama sesuai dengan amanat UU kesehatan No 36 Tahun 2009 dan Perda            Kutai Kartanegara No 16 Tahun 2011 Tentang Sistem Kesehatan Daerah, dimana     maknanya seluruh elemen masyarakat wajib turut serta dalam usaha pembangunan kesehatan.       Selain terpenuhi tenaga kesehatan      yang mencukupi juga harus     sesuai dengan kompetensi yang dibutuhkan, kemudian        fasilitas pendukung     lainnya adalah prasarana dan pembiayaan kesehatan yang memadai sesuai dengan         letak geografis serta perencanaan tindak lanjut yang ingin dicapai.


II.                PENDAHULUAN
            Terhadap pelayanan kesehatan di Kecamatan Marangkayu melalui Puskesmas        Marangkayu sebagai PPK tingkat I pelayanan yang berada di tingkat kecamatan             sampai dengan saat ini telah berstatus UPT Dinas Kesehatan melalui Perda No 16            Tahun 2010, dimana Puskesmas Marangkayu juga merupakan puskesmas perawatan           24 jam sesuai dengan Keputusan Bupati Kutai Kartanegara Nomor 265/SK-          Bup/HK/2011, dengan menyandang status tersebut tentunya Puskesmas Marangkayu telah disiapkan untuk menjadi sarana pelayanan terhadap masyarakat untuk bisa dilayani selama 24 jam untuk kasus emeregency, artinya selama masyarakat membutuhkan pelayanan kesehatan untuk kasus – kasus darurat maka petugas kesehatan puskesmas akan siap melayani.
Keberadaan Puskesmas Marangkayu sebagai puskesmas perawatan 24 jam sangat dimaksimalkan fungsinya oleh masyarakat, dimana selama ini ruang rawat inap yang   disediakan selalu terisi oleh pasen yang datang berkunjung dan ingin mendapatkan    pelayanan rawat inap.
            Ditunjang dengan keberadaan asuransi kesehatan milik pemerintah yaitu     Jamkesda         dan Jamkesmas, maka seluruh pelayanan dan pembiayaan       kesehatan        sudah tidak     menjadi masalah yang besar, dan masyarakat      bisa memaksimalkan   manfaat dari    keberadaan asuransi kesehatan           tersebut.


III.             PERMASALAHAN
Keberadaan puskesmas perawatan / rawat inap 24 jam bagi masyarakat Marangkayu sangat diharapkan keberadaannya, dengan kondisi geografis dan jarak tempuh yang jauh dari rumah sakit, maka masyarakat lebih memilih untuk tetap bisa            dilayani dan dirawat inap di Puskesmas Marangkayu, selain itu masyarakat juga bisa mendapatkan pelayanan yang kurang lebih gratis dengan standar pelayanan pemerintah maupun sharing anggaran apabila menginginkan pelayanan yang lebih bagus dan berkualitas, akan tetapi hal tersebut masih dapat dijangkau dengan mudah.
Permasalah yang muncul adalah sebagai berikut :
1.       Puskesmas Marangkayu sebagai pelayanan tingkat pertama di kecamatan memiliki keterbatasan dalam fungsi dan tanggungjawab
2.         Memiliki keterbatasan sarana ( laboratorium yang lengkap untuk penegakan diagnose ) dan prasarana ( alat operasi dll ) serta tenaga yang terbatas ( hanya memiliki dokter umum, tidak ada analis laboratorium  ) untuk tindak lanjut perawatan pasen Sehingga Puskesmas Marangkayu terhadap kasus – kasus tertentu dan memerlukan tindak lanjut perawatan tetap wajib dan berhak tetap merujuk pasen ke tempat pelayanan yang lebih lengkap yaitu rumah sakit untuk menjamin kesembuhan dan keselamatan pasen yang bersangkutan.
Dengan kenyataan tersebut ternyata menjadikan masalah yang cukup mengganggu pada masyarakat di Kecamatan Marangkayu, dimana dengan dilakukan rujukan terhadap pasen, maka yang terjadi adalah sebagai berikut :
1.      Masyarakat akan merasa keberatan dan bagi yang belum memahami dengan baik fungsi puskesmas akan mempertanyakan keberadaan puskesmas, dimana masyarakat beranggapan apa gunanya puskesmas kalau masih dirujuk juga
2.      Masyarakat masih ada yang beranggapan kalau dokter harus bisa menangani semua masalah penyakit, padahal sarana pendukung di puskesmas tidak tersedia
3.      Keluarga pasen kebanyakan akan berpersepsi bahwa bagaimana pendamping di rumah sakit nanti, karena mereka akan tidak produktif ( tdk bisa berkerja ), biaya selama di rumah sakit untuk makan dan lainnya, dimana selama mereka dirawat di puskesmas mereka merasa tetap bisa selalu berkumpul dengan keluarga, bisa pulang kerumah untuk mencukupi kebutuhan, makan dan minum masih bisa dijamin oleh pihak keluarga maupun sanak family dan dengan mudah bisa berkunjung
4.      Jangan sampai keluarga pendamping yang sehat pulang malah menjadi sakit dikarenakan tidak tercukupinya kebutuhan dasar.
5.      Tidak mungkin pasen yang diberangkatkan / dirujuk pergi sendirian karena tetap akan dibutuhkan pendamping / pihak keluarga untuk mengurus administrasi dan membantu aktifitas pasen selama dirumah sakit
IV.             PEMECAHAN MASALAH
            Perlu adanya persamaan persepsi terhadap memandang permasalahan yang muncul, dimana menjadi kewajiban bersama bahwa ketika pasen bisa tertangani terhadap pelayanan kesehatan melalui Jaminan Kesehatan Jamkesda ( Pemda ) maupun Jamsostek ( Pusat ), maka kebutuhan pendamping pasen pun juga perlu dipertimbangkan.
Adanya pembiayaan khusus yang bisa mengakomodir kebutuhan pendamping pasen selama dirawat dirumah sakit untuk memberikan rangsangan maupun dorongan bagi keluarga untuk tetap memberikan kesempatan kesembuhan dan pelayanan yang berkualitas terhadap pasen, sehingga tujuan mencapai kesejahteraan rakyat bisa didapatkan.
Beberapa solusi yang bisa menjadi pertimbangan dan dilakukan adalah :
1.      Memberikan bantuan biaya akomodasi pendamping / keluarga pasen pulang pergi apabila keluarga pasen mau pulang kerumah untuk memenuhi kebutuhan dasar
2.      Memberikan bantuan biaya makan minum pendamping / keluarga pasen selama pasen dirawat inap di rumah sakit
3.      Tambahan pembiayaan lainnya yang dibutuhkan dan kalau perlu diberikan reward khusus untuk pendamping pasen yang telah membantu dan berjasa terhadap kesembuhan kasus – kasus kesehatan yang menjadi permasalah mendasar, misal kesembuhan kasus TB dan HIV.

V.                PENUTUP
                        Demikian makalah kesehatan ini dibuat dengan harapan akan ada solusi untuk        memecahkan permasalah yang muncul di masyarakat sehingga target untuk          menyehatkan dan mensejahterakan masyarakat bisa tercapai.

Marangkayu, 29 Mei 2013.
Kepala UPT Dinas Kesehatan
 Puskesmas Marangkayu,


Hidayatullah, ST., M. Kes
Penata 
NIP. 19750512 199603 1 003



Mengetahui :

Camat Marangkayu,



Rekson Simanjuntak, S.Sos., M. Si
NIP. 19650310 198411 1 001


0 komentar:

 
 
 


Copy kode di bawah ke blog sobat, saya akan linkback secepatnya

DINKES KUKAR