Management information systems COMMUNITY HEALTH CENTER

Rabu, 01 Juni 2011

SIMPUS (Management Information System) Submitted On: Date 30 April 2011 AKBID Kutai Husada Tenggarong By: Hidayatullah, ST., M. Kes Definition: - Simpus is a Management Information System. a term for recording and reporting system, which occurred at Community Health Centres.
    
- SIMPUS is a regional health information system program that provides information on all state public health at community health centers began to data for the sick, the availability of drugs to community health education.
Background The Simpus: The need for accurate information system, easy and reliable The importance of data in health centers to become the basis for a decision Delays in reporting and processing of data occurs due to manual processing The existence of computers in the clinic sometimes only be a substitute for a typewriter or used to play games The absence of the validan data on the sick, disease, pregnant women, etc. in the territory of a community health center Improve the collection of data in puskesmas, in order to report to the District Health Office Entering the Era of Regional Autonomy absolutely necessary information is correct, accurate and up to date with respect to data for the sick, the availability of drugs, the number of pregnant women, immunization, etc. problems.
Objectives: Improving data quality in community health centers Collecting data from each health center data both for the sick, the baby is born, pregnant women, the availability of medicines, community health education, etc. Produces up to date information about health conditions in a health center of the number of sick people to the availability of drugs that can be used as initial data in making policy for the management Assist the smooth administration and management of PHC in the preparation of reports on health conditions in health centers, respectively - each Facilitate the administrative work in the health center to make daily or monthly reports.
Simpus consists of 2 parts, namely: 1. The program is the program is itself Simpus 2. Data is a collection of tables which store data stored in one folder. To facilitate its use developed also: Simpustu (Simpus aids) Simpus KIA Comparative Advantage SIMPUS The program is designed under Windows so much easier in operation and attractive in the report - the report generated With data up to date will be made analytical work that supports government policy Integrated service from the Register until the drug, thus minimizing paper usage. Management database that can be accessed together (formed Regional Health Data Bank) Can display at once to print a desired per-category or recap overall with respect to health problems SIMPUS can work in a multi-user and stand alone SIMPUS can be used in Centralized and Distributed Network What can be done SIMPUS: A. Table: - Table Patients - Table Disease - Drugs Table - Tables District, Village B. Input: - Register Daily Patient - Acceptance Drugs - Drug Expenditures - Stock Monthly Drug ? To support the implementation SIMPUS whole, every public health center required a minimum? Providing Computer unit with specifications: - Porcessor min P-II 233 - HD 10 Gb - Memory 128 MB Ram - Vga 2 MB The principle of recording are as follows: Every patient who comes into the clinic, the registration booth will be given one sheet Sheet Patient Register, and the data will be recorded in the Register Sheet Patients. One patient received a single sheet for a visit. At a later stage, can immediately put up one computer in the booth for Simpustu, and manually register book can be abandoned. Visit patients in all places outside the building will also get the same register sheet. Register sheet also serves as a substitute prescription. After the patients served, fitted sheet and validated registers from the counter up to the drug chamber, gathered in the room next register to be entered into the program Simpus Simpus by the operator.
To mengentry this data too, there are several alternatives that can be done: Appoint a special officer, with not disturbed by other jobs. Make a schedule that involves all staff to take turns entering data into the computer.
Single User / stand alone Power entry only 1 (one) officer Conserve energy Save money (only 1 computer / laptop) - Training is easy and cheap - Low-cost computer maintenance - Easy to intervention boss The downside: Less accurate data Running poorly (entry day 50> data)
Multi User (with lots of entry)? Power entry lots / rollicking (Card space, poly, medicine, administration, cashier) Job so much lighter and faster completion Accuracy of data can be accounted for
The downside: Large capital Care and training of Not easy to develop that awareness and employee (day).



* dari berbagi sumber
READ MORE - Management information systems COMMUNITY HEALTH CENTER

Cara Memasang Search Engine Pada Blog

Jumat, 20 Mei 2011

Search engin?.. apa to?... itu lo kota buat nyari2 artikel pada blog...iya! bener sekali,itulah yang ane maksud, kadang template yang kita pakai tidak ada fasilitas yang satu ini, jadi buat sobat yang gk punya mesin pencari pada blognya gk usah khawatir ya...simak saja tutorial yang satu ini.

Langsung saja kopi kode dibawah ini:

http://dinaskesehatan.blogspot.com/" name="searchform" method="get">


caranya ialah sbb:
1. masuk ke blogger.com dan login
2. masuk ke tab "layout: atau "tata letak"
3. pada tab "elemen halaman" atau "page element" klik "add gadget" atau "tambah gadget"
4. pilih "HTML/JavaScript"
5. pada textbox "content" atau "konten" paste kode yg disediakan
6. ganti "bloganda.blogspot.com" dengan alamat sesuai blog anda
7. silahkan diberi judul atau tidak, tekan "save" atau "simpan"
READ MORE - Cara Memasang Search Engine Pada Blog

Pengambilan Kartu Pegawai Elektrik ( KPE )

Kepada
Yth. Bapak/Ibu Kepala UPT Dinas Kesehatan
Kabupaten Kutai Kartanegara
di-  Tempat


Diharapkan masing - masing Puskesmas agar dapat mengambil Kartu Pegawai Elektrik (KPE)
ke BKD cq. Bagian Data dan Informasi, dengan membawa daftar absensi, bagi PNS & CPNS
yang belum pernah difoto untuk pembuatan KPE tersebut dapat menghubungi BKD cq. Bagian
Data dan Informasi
Demikian atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih

Wassalam,
Bagian Kepegawaian Dinkes
READ MORE - Pengambilan Kartu Pegawai Elektrik ( KPE )

POSISI HUBUNGAN SEKS TERBAIK SELAMA KEHAMILAN

Kamis, 19 Mei 2011

Posisi wanita diatas. Posisi ini yang paling nyaman untuk banyak ibu hamil terutama karena wanita hamil dapat mengontrol kedalaman penetrasi.

• Posisi duduk. Posisi ini biasanya pada kehamilan pertengahan atau lanjut dimana tidak memerlukan banyak gerakan. Pria duduk dan wanita duduk diatasnya saling berhadapan atau membelakangi yang pria bila perut sudah sangat besar. Posisi ini juga memungkinkan wanita untuk mengontrol kedalaman penetrasi.

• Posisi laki-laki diatas tetapi berbaring hanya separuh tubuh.   

                                                                                                      
• Posisi berlutut atau berdiri.

Yang paling penting saat melakukan  semua posisi seks selama kehamilan ini adalah jangan meletakkan berat badan anda ke perut ibu hamil selama hubungan seksual atau batasilah tekanan diperut ibu hamil.

© Dr.Suririnah-www.InfoIbu.com
READ MORE - POSISI HUBUNGAN SEKS TERBAIK SELAMA KEHAMILAN

Anda Termasuk Ibu Hamil Dengan Kehamilan Resiko Tinggi?

Anda Termasuk Ibu Hamil Dengan Kehamilan Resiko Tinggi? Apa itu kehamilan dengan resiko tinggi? Siapa saja Ibu hamil yang termasuk golongan kehamilan dengan resiko tinggi? Dan apa yang dapat dilakukan untuk mengatasinya secara bijaksana?

Bagi kebanyakan wanita, proses kehamilan dan persalinan adalah proses yang dilalui dengan kegembiraan dan suka cita. Tetapi 5-10% dari kehamilan termasuk kehamilan dengan resiko tinggi, wanita dengan kehamilan resiko tinggi, mereka harus mempersiapkan diri dengan lebih memperhatikan perawatan kesehatannya dalam menghadapi kehamilan dengan resiko tinggi ini.

Apa itu ibu hamil dengan kehamilan resiko tinggi?

Ibu hamil dengan kehamilan resiko tinggi adalah ibu hamil yang mempunyai resiko atau bahaya yang lebih besar pada kehamilan/persalinannnya dibandingkan dengan ibu hamil dengan kehamilan/persalinan normal.

Ibu hamil yang termasuk golongan kehamilan dengan resiko tinggi adalah ibu dengan:

• Riwayat kehamilan dan persalinan yang sebelumnya kurang baik . (contoh: riwayat keguguran, perdarahan pasca kelahiran, lahir mati)
• Tinggi badan ibu hamil kurang dari 145 cm.
• Ibu hamil yang kurus/berat badan kurang.
• Usia ibu hamil kurang dari 20 tahun atau lebih dari 35 tahun.
• Sudah memiliki 4 anak atau lebih.
• Jarak antara dua kehamilan kurang dari 2 tahun.
• Ibu menderita anemia atau kurang darah.
• Perdarahan pada kehamilan ini.
• Tekanan darah yang meninggi dan sakit kepala hebat dan adanya bengkak pada tungkai.
• Kelainan letak janin atau bentuk panggul ibu tidak normal.
• Riwayat penyakit kronik seperti diabetes, darah tinggi,asma dll.

Bagaimana mengatasi kehamilan dengan resiko tinggi secara bijaksana?

Diagnosa Ibu hamil dengan kehamilan resiko tinggi JANGANLAH diartikan dengan makna yang selalu negatif.

Dengan perawatan yang baik, 90-95% ibu hamil yang termasuk kehamilan dengan resiko tinggi dapat melahirkan dengan selamat dan mendapatkan bayi yang sehat.

Kehamilan risiko tinggi dapat dicegah dan diatasi dengan baik bila gejalanya ditemukan sedini mungkin sehingga dapat dilakukan tindakan perbaikinya, dan kenyataannya, banyak dari faktor resiko ini sudah dapat diketahui sejak sebelum konsepsi terjadi.

Jadi semakin dini masalah dideteksi, semakin baik untuk memberikan penanganan kesehatan bagi ibu hamil maupun bayi. Juga harus diperhatikan bahwa pada beberapa kehamilan dapat mulai dengan normal, tetapi mendapatkan masalah kemudian.

Oleh karenanya sangat penting bagi setiap ibu hamil untuk melakukan ANC atau pemeriksaan kehamilan secara teratur, yang bermanfaat untuk memonitor kesehatan ibu hamil dan bayinya, sehingga bila terdapat permasalahan dapat diketahui secepatnya dan diatasi sedini mungkin. Juga hiduplah dengan cara yang sehat (hindari rokok, alcohol, dll),serta makan makanan yang bergizi sesuai kebutuhan anda selama kehamilan.

© Dr.Suririnah - www.infoibu.com
READ MORE - Anda Termasuk Ibu Hamil Dengan Kehamilan Resiko Tinggi?

jelita.... senyumlah pada dunia

Sabtu, 14 Mei 2011

READ MORE - jelita.... senyumlah pada dunia

Struktur Tingkatan/Jenjang Karir Golongan Pegawai Negeri Sipil/PNS Indonesia


Golongan Ia = Pangkat Juru Muda
Golongan Ib = Pangkat Juru Muda Tingkat 1
Golongan Ic = Pangkat Juru
Golongan Id = Pangkat Juru Tingkat 1
Golongan IIa = Pangkat Pengatur Muda
Golongan IIb = Pangkat Pengatur Muda Tingat 1
Golongan IIc = Pangkat Pengatur
Golongan IId = Pangkat Pengatur Tingkat 1
Golongan IIIa = Pangkat Penata Muda
Golongan IIIb = Pangkat Penata Muda Tingkat 1
Golongan IIIc = Pangkat Penata
Golongan IIId = Pangkat Penata Tingkat 1
Golongan IVa = Pangkat Pembina
Golongan IVb = Pangkat Pembina Tingkat 1
Golongan IVc = Pangkat Pembina Utama Muda
Golongan IVd = Pangkat Pembina Utama Madya
Golongan IVe = Pangkat Pembina Utama
Setiap pegawai baru yang dilantik atau diputuskan sebagai Pegawai Negri Sipil / PNS baik di pemerintah pusat maupun daerah akan diberikan Nomor Induk Pegawai atau NIP yang berjumlah 9 dijit angka, golongan dan pangkat sesuai dengan tingkat pendidikan yang diakui sebagai mana berikut di bawah ini :
Pegawai baru lulusan SD atau sederajat = I/a
Pegawai baru lulusan SMP atau sederajat = I/b
Pegawai baru lulusan SMA atau sederajat = II/a
Pegawai baru lulusan D1/D2 atau sederajat = II/b
Pegawai baru lulusan D3 atau sederajat = II/c
Pegawai baru lulusan S1 atau sederajat = III/a
Pegawai baru lulusan S2 sederajad/S1 Kedokteran/S1 Apoteker = III/b
Pegawai baru lulusan S3 atau sederajat = III/c
























































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































READ MORE - Struktur Tingkatan/Jenjang Karir Golongan Pegawai Negeri Sipil/PNS Indonesia

 
 
 


Copy kode di bawah ke blog sobat, saya akan linkback secepatnya

DINKES KUKAR